jump to navigation

Peluang Bisnis Penerjemah Dokumen Januari 4, 2011

Posted by Raja Stationery in Peluang Bisnis.
trackback

Perbedaan bahasa sering menjadi kendala dalam perjanjian bisnis maupun korespondensi dengan mitra luar negeri. Penyusunan isi kontrak bisnis dalam bahasa asing, sebagai contoh, tidak bisa sembarang. Karenanya, jasa penerjemah dokumen resmi bisa menjadi pilihan solusi kendala bahasa tersebut dalam urusan bisnis.

Peran jasa penerjemah bisa menjembatani kendala perbedaan bahasa, baik dalam bentuk lisan maupun dokumen tulisan. Karena kebutuhan itu, kini banyak tenaga penerjemah dokumen resmi dan tersumpah yang menawarkan jasanya.

Berbeda dengan jasa penerjemah dokumen biasa, penerjemah resmi bersertifikat bekerja di bawah perjanjian. Mereka harus menjaga kerahasiaan bisnis kliennya.

Di antara sekian banyak penyedia jasa itu, Nurwahyudi tercatat salah satunya. Sejak tahun 2007, pria yang disapa Yudi ini telah menekuni usaha penerjemah dokumen resmi di bawah bendera Translindo. Lokasinya di Setiabudi, Jakarta Selatan.

Berbekal ijazah sastra Inggris dari Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Jakarta yang kini berganti nama menjadi Universitas Negeri Jakarta, ia lantas menggeluti dunia alih bahasa. “Awalnya hanya sekadar coba-coba, ternyata permintaan terus berdatangan,” ujarnya. Dia selalu membuat perjanjian dengan klien mengenai jaminan kerahasiaan identitas klien serta isi dokumennya.

Yanuar, pemilik usaha penerjemahan dokumen resmi Indolingual di Rawamangun, Jakarta Timur, juga menerapkan kode etik kerahasiaan kliennya. “Kami tak perlu surat perjanjian karena kami punya kode etik yang jelas,” imbuhnya. Pria usia 35 tahun ini juga bilang, bisnis ini menjanjikan asal mampu menjaga kepercayaan dari klien.

Translindo dan Indolingual menawarkan jasa terjemahan dalam tujuh bahasa asing, seperti Inggris, Jepang, Mandarin, Korea, dan Spanyol. Translindo juga bisa menerjemahkan dokumen berbahasa Jerman dan Belanda.

Indolingual melayani terjemahan berbahasa Prancis dan Arab. “Inggris yang paling dominan, penerjemahan bahasa lain hanya sesekali,” ujar Yudi.

Demi melancarkan usaha, mereka merekrut tenaga ahli untuk setiap bahasa. Yanuar mempekerjakan tujuh tenaga alih bahasa dengan gaji sesuai dengan yang dikerjakan.

Beberapa dokumen penting seperti arsip berharga, berkas legal, atau dokumen kenotarisan seperti akta tanah perusahaan menjadi langganan Translindo dan Indolingual. Keduanya juga tetap menerima jasa penerjamahan bersifat pribadi, seperti ijazah, akta kelahiran, dan surat nikah.

Karena jasa penerjemahan dokumen tersebut bersifat resmi, mereka memungut tarif berdasarkan jumlah halaman. Translindo mematok tarif Rp 20.000-Rp 50.000 per halaman.

Indolingual menetapkan tarif Rp 25.000-Rp 50.000 tiap halaman. “Tarif jasa ini tergantung ukuran huruf dan jenis kertas yang digunakan,” ungkap Yanuar. Ia menambahkan, semakin banyak jumlah halaman maka kian murah tarifnya.

Dalam sebulan Translindo mampu menerima order dari 20 klien, baik perusahaan maupun perorangan. Adapun ketebalan dokumen mencapai 20 halaman. Setiap hari Yudi bisa menyelesaikan hingga 15 halaman. Sehingga omzetnya per bulan mencapai Rp 15 juta-Rp 20 juta.

Indolingual rata-rata mendapat order sampai 30 klien per bulan. Jumlah halaman dokumen yang ditanganinya sebanyak lima sampai 100 halaman.

Yanuar sendiri mampu mengerjakan minimal 10 halaman saban harinya. Soal omzet, ia memperkirakan bisa mengantongi Rp 20 juta-Rp 30 juta tiap bulan. Selain datang langsung, keduanya juga melayani permintaan terjemahan melalui surat elektronik dan faksimil.

Mereka menjamin selalu memberikan kualitas terjemahan terbaik dari segi tata bahasa, makna, dan pengucapannya. Meski program penerjemahan melalui komputer sudah banyak, unsur pemikiran manusia tetap diutamakan. Agar bisa menjadi penerjemah dokumen resmi, kita juga perlu mengikuti tes pada lembaga bahasa di universitas negeri. (peluangusaha.kontan.co.id)

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: